بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
السلام عليكم و رحمة الله و بركاته
Awalnya diawali dengan perasaan geregetan karena adanya orang-orang resek yang merasa dirinya paling benar akan sebuah pemahaman dan bersikap seolah orang lain itu salah. Dan pemahaman itu muncul bukan karena telah ditelaah melalui segi ilmiah, tapi lebih karena EGO dirinya yang enggak bisa menghargai pendapat orang lain yang padahal belum tentu salah.
Kali ini saya mau membahas tentang perbedaan penentuan awal bulan Ramadhan yang seringkali jadi issue di media. Tulisan ini ditujukan khususnya untuk saya sendiri supaya saya:
- Selalu ingat untuk mengkaji lebih dalam dari sebuah kontroversi.
- Tidak EGO. Kalau saya salah, ya semoga Allah membuat saya berbesar hati untuk menerima kebenaran. Aamiin Oke, langsung saja kita kaji bersama tentang Hilal (هلال), Ijtimak, Hisab, dan Rukyat (maap khusus bagian yang ini modal co-pas dari sumber lain yang saya lupa linknya)
Hilal (هلال) = Crescent = Bulan Sabit.
Hilal adalah bulan sabit muda pertama yang dapat dilihat setelah terjadinya Conjunction (ijtimak / bulan baru / new moon) pada arah dekat matahari terbenam yang menjadi acuan permulaan bulan dalam kalender Islam. Biasanya hilal diamati pada hari ke-29 dari bulan Islam untuk menentukan apakah hari berikutnya sudah terjadi pergantian bulan atau belum. Hilal juga merupakan bagian dari fase bulan.